Belajar Sabar Seperti Batu

Sabar Batu

Hari beranjak senja, dan gelap pun tiba. Aku masih duduk di atas tungganganku dengan setia. Penantian selama satu jam terasa sangat berat, tanpa kabar, tanpa cerita. Siapa gerangan yang membuatku menunggu? Dia yang tercinta. Kesabaranku harus membantu, serupa batu tak bertuan di atas taman menunggu sesuatu. Kalau dia ditemani rumput dan dedaunan, aku berteman peluh dan gulita. Kalau batu bisa ngomong, mungkin dia akan bertanya padaku, sampai kapan aku akan bertahan. Kalau aku lulus ujian kesabaran ini, mungkin dia akan mengajakku berteman.

Iklan

One response to “Belajar Sabar Seperti Batu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: