Monthly Archives: Oktober 2015

Hujan Pertama

Hujan Pertama

Tik tik tik bunyi hujan di atas genteng |Airnya turun tidak terkira|Cobalah tengok dahan dan ranting |Pohon dan kebun basah semua |||Tik tik tik hujan turun bagai bernyanyi |Saya dengarkan tidaklah jemu|Pohon dan jalan semua sunyi |Tidak seorang berani lalu |||Tik tik tik hujan turun dalam selokan |Tempatnya itik berenang-renang |Bersenda gurau menyelam-nyelam |Karena hujan berenang-renang…||| Alhamdulillah hujan pertama musim 2015-2016 turun sore ini. Setelah lama dinanti akhirnya turun juga. Semoga bisa mengademkan bumi, memadamkan api, menghalau asap. Semoga hujan ini berberkah.


Tidur(an) di Masjid

Tidur di Masjid

Selain tempat shalat, masjid kadang berfungsi sebagai tempat istirahat. Apalagi masjid yang sejuk dan berpendingin ruangan, kalau tidak dilarang pasti banyak jamaah yang tidur di masjid. Tak mengapa asal tidurnya tidak terlalu lama dan tidak mengganggu jamaah. Saya sendiri biasa istirahat sambil baring saja di masjid, tidak sampai tertidur. Saya khawatir mendengkur atau mengeluarkan air liur, atau sampai mimpi dan mengigau. Masjid memang tempat yang adem, konon hanya iblis yang enggan berlama-lama di masjid, walau temannya banyak yang sengaja tidur di masjid.


Pengumuman Penting

Pengumuman Penting

Bayangkan kalau ada karyawan yang kepergok minum minuman “haram” ini, dia harus menggantinya 50 kali lipat. Niscaya sehaus bagaimanapun, karyawan takkan minum, mending dia minum air kran. Memang semahal apa minuman berlogo hotel? Lalu bayangkan andai ada karyawan nyentrik yang ketahuan bermodel cukur punk atau berkuncir belakang, dia harus rela kehilangan pekerjaan yang mungkin dicintainya. Niscaya senyentrik bagaimanapun, karyawan mending plontos atau gondrong. Memang senorak bagaimana cukur model punk atau berkuncir? Sudahkah pernah pengumuman penting ini diterapkan? Mungkin ini sekedar “pencegahan” saja.


Bangun Pemudi Pemuda, Tak Usah Banyak Bicara

Tak usah banyak bicara

Bangun pemudi pemuda Indonesia |Tangan bajumu singsingkan untuk negara |Masa yang akan datang kewajibanmu lah |Menjadi tanggunganmu terhadap nusa |Menjadi tanggunganmu terhadap nusa |||Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas |Tak usah banyak bicara trus kerja keras |Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih |Bertingkah laku halus hai putra negri |Bertingkah laku halus hai putra negri (A. Simanjuntak). Menyambut hari Sumpah Pemuda edisi 2015, mari dengan semangat menyanyikan lagu ini, walaupun dalam hati. Saya baru tahu lirik bait keduanya, “tak usah banyak bicara”.


Pohon yang Tertebang

Pohon tebang

Pohonnya masih hidup, tapi harus ditebang dan dimutilasi dengan dalih perluasan jalan. Padahal pohon ini sangat rimbun, meneduhkan seisi jalan di tengah sengat panas matahari. Yang paling diuntungkan dengan rimbunnya pohon adalah para pengendara roda dua saat menunggu lampu merah berganti hijau. Udara segar juga bisa terhirup dari rimbunnya pohon. Untunglah pohon tidak dibakar habis dengan dalih penghematan biaya “pembukaan lahan”. Selain bisa menimbulkan kabut asap, ada sisa-sisa misil entah bom atau rudal tak bertuan disana. Siapa tahu masih aktif, bisa meledak.


Belajar Sabar Seperti Batu

Sabar Batu

Hari beranjak senja, dan gelap pun tiba. Aku masih duduk di atas tungganganku dengan setia. Penantian selama satu jam terasa sangat berat, tanpa kabar, tanpa cerita. Siapa gerangan yang membuatku menunggu? Dia yang tercinta. Kesabaranku harus membantu, serupa batu tak bertuan di atas taman menunggu sesuatu. Kalau dia ditemani rumput dan dedaunan, aku berteman peluh dan gulita. Kalau batu bisa ngomong, mungkin dia akan bertanya padaku, sampai kapan aku akan bertahan. Kalau aku lulus ujian kesabaran ini, mungkin dia akan mengajakku berteman.


Eksploitasi

Eksploitasi

Dari laman Wikipedia, eksploitasi (bahasa Inggris: exploitation) berarti politik pemanfaatan yang secara sewenang-wenang atau terlalu berlebihan terhadap sesuatu subyek eksploitasi hanya untuk kepentingan ekonomi semata-mata tanpa mempertimbangan rasa kepatutan, keadilan, serta kompensasi kesejahteraan. Subjek eksploitasi bisa berupa alam maupun manusia. Eksploitasi manusia adalah tindakan memanfaatkan tenaga atau kemampuan seseorang oleh pihak lain untuk mendapatkan keuntungan baik materiil maupun immateriil bisa dikatakan bentuk. Kalau subjek eksploitasi tampak merasa bahagia dengan perilaku eksploitasi yang diberikan padanya, mungkin dia tidak tahu, pasrah atau pura-pura bahagia.