Monthly Archives: September 2015

Gara-gara Bakso Tikus

Semoga Bukan Bakso Tikus

Sebenarnya kami masih trauma jajan bakso. Gara-gara warung bakso yang pernah kami singgahi makan digrebek karena menggunakan daging tikus pada baksonya. Mungkin sebulanan ini kami puasa bakso. Gara-gara tikus rusak warung bakso se Makassar. Tapi malam minggu semalam kami tiba-tiba ngidam bakso, mungkin kesambet siluman tikus. Ada beberapa pilihan warung bakso yang kira-kira tidak memakai daging tikus, salah duanya adalah bakso Yosda dan bakso Kartika. Keduanya punya cabang dimana-mana. Pilihan jatuh ke bakso Kartika, semoga aman tidak mengandung babi, boraks, atau tikus.

Iklan

Gojek Bentor

Gojek Bentor

Bisnis jasa transportasi ojek berbasis aplikasi smartphone, Gojek, mulai merambah ke kota Makassar sejak awal Agustus lalu. Gojek memberikan tarif murah yaitu Rp10.000 rupiah untuk semua jarak. Namun, potret gojek yang beroperasi di sebuah kompleks perumahan ini, kendaraan yang dioperasikan berbeda. Sebuah Bentor, atau becak motor, kendaraan umum khas di Makassar. Pengemudinya terlihat menggunakan jaket berwarna hijau, khas jaket seragam pengemudi Gojek. Saya belum pernah naik gojek. Gojek bentor sepertinya lebih mantap, dengan barang bawaan yang banyak cocok untuk ibu-ibu ke pasar.


Hari-hari Bahagia

Boneka Alumni

Tiga hari yang sibuk, melelahkan tapi membahagiakan. Kemarin dulu Yudisium, kemarin ulang tahun kedua Khal, dan hari ini wisuda. Tak ada kata yang pantas untuk segala kebahagiaan ini selain ucapan syukur ALHAMDULILLAH. Terima kasih buat istri tercinta Sar untuk segalanya. Terima kasih buat Mamak Bapak dan Mama Papa atas doa dan dukungannya. Terima kasih untuk putri kecil kami Khal atas semangatnya. Terima kasih untuk semuanya. Tak ada apa-apa untuk membalas semuanya, hanya doa tulus semoga TUHAN membalasnya dengan kebaikan. Amin Ya Rabb.


Anak Kucing yang Terbuang

Anak Kucing

Seekor anak kucing yang dekil, kumal, nan lusuh mendekat. Saya tak merespon, dia kemudian berjalan mendekati knalpot motor. Mungkin dia sedang mencari kehangatan. Saya kasihan, namun tak mampu berbuat apa-apa. Sepertinya sang induk meninggalkannya. Konon, induk kucing akan sangat marah bila anaknya disentuh hewan lain atau manusia. Jika demikian, si induk tidak akan menganggapnya sebagai anak, bahkan ada yang sampai hati menyakitinya. Mungkin anak kucing ini sedang sial, dibuang karena dibenci induknya. Entah sampai kapan dia bisa bertahan, menghadapi hidup yang keras.


Foto Senja

Senja

Sesaat sebelum keluar parkiran mall, saya sempatkan menengok pemandangan senja. Tak mengambil tempo lama, foto saya ambil dengan kamera ponsel. Foto ini saya ambil di atas parkiran Mall Panakkukang Makassar, salah satu mall tersibuk di Makassar. Dimanapun, pemandangan senja begitu indah, walaupun objeknya biasa saja. Senja menjadikan foto siluet terlihat indah, termasuk gedung yang berjejer tak rapi. Senja menandakan waktu yang terus bergulir dan tak akan kembali. Memanfaatkan waktu yang begitu singkat dengan berbagai hal positif mutlak dilakukan. Semoga hari ini berberkah.


Pribadi yang Bersih

Cuci Motor

Kendaraan pribadi seseorang mencerminkan kepribadiannya. Kalau kendaraan tersebut selalu kotor, pribadi pemiliknya adalah tidak rapi, jorok, dan malas. Mungkin dia santai saja bawa motor atau mobil dalam keadaan kotor, walaupun pengendara lain melihat dengan tatapan jijik. Mungkin dia malas mencuci kendaraan sendiri karena kehabisan air, atau malas ke tempat cuci motor karena duit menipis. Tapi kalau kendaraannya bukan miliknya, taruhlah contoh punya mertua yang dititipkan padanya, bukankah barang titipan mestinya diperlakukan lebih istimewa? Syukur-syukur masih diberi kepercayaan. Pribadinya memang jorok dan malas.


Driver Serabutan, Yeah!!

Lobby Bandara

Konsekuensi logis dari bisanya mengemudi mobil adalah jam terbang mengukur jalanan semakin meningkat. Mall dan bandara adalah dua tempat yang paling sering didatangi. Mengemudikan mobil, mengantar sesiapapun yang meminta adalah sebuah bentuk penghargaan. Ini berarti si driver diberi kepercayaan untuk mengemudikan mobil. Kepercayaan ini adalah bentuk kebanggaan tersendiri, namun kadang juga menjadi beban. Siapa yang tidak beban membawa mobil orang yang bukan punya sendiri? Kadang saya membayangkan mobil tabrakan, atau sekedar lecet tergores kesenggol motor. Kepercayaan pemilik mobil bisa hilang dalam sekejap.