Sisi Lain Kota Kita

Rumah Pemulung

Pagi menyapa, saya niatkan untuk untuk berolahraga, minimal jalan kaki. Tak ada tujuan, dengan sendal jepit saya menyusuri jalan. Di tepi kanal, ada jalan beton. Saya penasaran ada apa di ujung jalan. Saya beranikan diri kesana, padahal jalan baru yang masih asing bagi saya. Di ujung jalan beton, banyak rumah petak para pemulung. Saya teruskan jalan tanah hingga mentok, ternyata sampai di tepi bendungan Pampang. Beberapa rumah para pemulung berdiri di tepi bendungan. Tak pernah terperhatikan jika melewati bendungan dari sisi sebelah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: