Kacang Mente Nenek (2)

Setoples Kacang Mente

Hening, tak ada bahan obrolan selain bunyi kacang mente yang dengan nikmat dikunyah kedua anak ini. Akhirnya setoples kacang mente habis.
Anak 1: “Maaf nek, kacangnya habis”
Anak 2: “Iya nek maaf, soalnya enak”
Nenek: “Tak apa nak, syukurlah bisa habis”
Anak 2: “Pasti kacang mahal, beli dimana nek?”
Nenek: “Ahhh, tidak beli kok nak, itu sisa coklat Silver King. Nenek jilati coklatnya, tak sanggup gigit kacangnya. Maklum, gigi nenek sudah ompong semua. Sudah lama nenek kumpul kacangnya, Syukurlah bisa habis nak…”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: