Rehat Sejenak, Ngopi

Secangkir kopi hitam manis

Sebelum tengah hari, singgah di bekas kantor P, kota Pare-pare. Semua terasa asing, orang dan suasananya. Demi membunuh bosan, Saya berusaha menulis, menulis apa saja. Diselingi clingak-clinguk tak jelas, mengkhayal, dan menutup mata, aktifitas menulis adalah hal yang paling seru. Tak ada jaringan internet, tak bisa nge-sosmed atau sekedar main game online. Kami langsung disuguhi kopi hitam tanpa susu. Tuan kantor memberi pilihan saat kopi sudah disuguhkan membuat Saya tak bisa menolak atau meminta ganti teh susu atau jus jeruk. Mari ngopi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: